Minggu, 31 Juli 2016

Lost You Guys

Dear, you guys

Sesuatu yang dulunya dekat bersama, sekarang sudah tidak lagi.

Ya kadang kita seringkali merasakan hal yang demikian. Awalnya kedatangan orang-orang baru tersebut membuat kita sedikit risih, belum terbiasa, dan kadang menjengkelkan. Namun perlahan itu semua berbeda, kita mulai bercanda dan bersenda gurau, begitulah proses gue dalam mengenal orang. A man doesn't like SKSD. Kalo gue bertemu dengan orang baru, gue akan menunggu momen yang tepat buat basa basi, misalnya dia lagi butuh buku materi, kebetulan gue punya lalu gue pinjemin dan disanalah awalnya. Selanjutnya gue bisa basa-basi dan mulai dekat dengan orang tersebut. Hal kayak gini udah gue lakukan sejak SMP dan SMA sekarang. Gue gak mau aja kenalan sama orang, mendekat lalu mengulurkan tangan sambil bilang,

"Hey, nama gue afif, lo?"

It's not me, nothing do that. Really

Bukannya gue sombong atau menutup diri, tapi gue begitu orangnya.

Pas kelas 10 SMA lalu, gue juga nerapin ini. Awalnya gue hanya diem-diem aja di kelas baru gue waktu itu, apalagi pas itu masih awal-awal make putih abu-abu. Gue belum merasa biasa di lingkungan baru. Untuk bisa berbaur kepada teman-teman baru dikelas, gue mencobakan hal yang gue katakan diatas, waiting for a good moment. Sepertinya gue agak kaku dan sombong gitu ya, tapi itulah gue. Bagi yang belum kenal gue, pasti merasa gue ini sombong, ya memang namanya masih belum kenal. Coba aja udah kenal, bakalan tahu deh siapa gue, tanyain deh sama temen-temen dekat gue. Gue mah gitu orangnya.

Setelah bisa berbaur dengan teman-teman, setelah selama 1 tahun di kelas X.3, akhirnya gue naik ke kelas XI dengan mengambil jurusan IPS. Temen gue ada yang milih jurusan IPS dan IPA. That's finally semuanya mencar-mencar, and that's thing i don't like...

MENGAPA yang dulunya gue merasa dapet lokal yang gak sesuai keinginan, gak sekelas sama teman dekat gue pas SMP, pada akhirnya gue rasa lokal itu sangat menyenangkan? Dulunya gue menganggap di kelas yang baru gak akan seasik kelas pas SMP, namun gue salah, salah sekali. Pada saat itu gue selalu membayangkan itu dan berkata,

"Ih kenapa gue dapet kelas ini, sih?"

picjumbo.com
Setelah gue menjalaninya, ternyata anggota dari kelas gue itu asik dan tidak seperti yang gue bayangkan seiring berjalannya waktu, dan sekarang kita sudah tidak sekelas lagi. Disini dapet gue pahami bahwa di saat akhir perpisahan lah semuanya terasa rindu akan kebersamaan, walaupun gue dulunya menganggap hal ini sebaliknya.

35 members, dan semuanya telah memilih jalur jurusan masing-masing untuk masa depan. Goodluck



#Bifamenree X.3

Salam hangat,

Ketua Kelas 
Share:

2 komentar:

  1. Yes, people come and people go. Hal ini juga gue alamin sampai gue udah kerja, dimana pergantian keluar masuk karyawan sangat tinggi. Sampai pada akhirnya satu persatu pindah ke tempat yang menurut mereka lebih baik. :)

    BalasHapus
  2. Tak apa... itu sudah biasa kok, kan orang bertemu untuk berpisah. Semua ada masanya. Masa SMA, akan berpisah kelak setelah lulus SMA, lagi lagi ada masanya... Nanti bakal ketemu yang baru lagi kok yang gak kalah juga asiknya. Semua manusia kan diciptakan sebagai pribadi yang seru, asyique.

    Btw selamat ya karena udah naik kelas, lanjut terus sampe ke kelas paling paling tinggi haha Good luck! sukses! ;)

    willynana.blogspot.com

    BalasHapus

Komentar disini mah gak banyak aturannya, setelah baca kasih komentar ya. Supaya gue lebih semangat lagi buat nulis! Hehe

-Muhammad Afif